Serial Akhir Romadhan : PEMBERI HARAPAN PALSU, ORANG BISA TERTIPU

Pemberi Harapan Palsu (PHP) adalah orang yang memberikan harapan dengan janji-janji manisnya kepada orang lain, namun apa-apa yang diucapkan atau dijanjikannya itu tidak pernah terrealisasikan dalam menjalani kehidupannya. Dalam istilah agama PHP ini dikenal dengan sebutan orang yang ingkar janji.

            Terkait dengan masalah janji, Allah SWT telah telah memerhatikan dan memberi dorongan serta memerintahkan untuk menepatinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَوْفُوا بِعَهْدِ اللهِ إِذَا عَاهَدْتُمْ وَلاَ تَنْقُضُوا اْلأَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا

Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….” (An-Nahl: 91)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْئُوْلاً

Dan penuhilah janji, sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungjawabannya.” (Al-Isra`: 34)

Menepati janji adalah bagian dari iman. Barangsiapa yang tidak menjaga perjanjiannya maka tidak ada agama baginya. Maka seperti itu pula ingkar janji, termasuk tanda kemunafikan dan bukti atas adanya makar yang jelek serta rusaknya hati.

آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ

Tanda-tanda munafik ada tiga; apabila berbicara dusta, apabila berjanji mengingkari, dan apabila dipercaya khianat.” (HR. Muslim, Kitabul Iman, Bab Khishalul Munafiq no. 107 dari jalan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Dengan dasar diatas, kita sebagai manusia harus berusaha mengaplikasikannya dalam menjalani roda kehidupan. Karena manusia sebagai makluk sosial tidak akan lepas dari hubungan, baik hubungan makhluk dengan kholik yang menciptakan kita, ataupun hubungan antar makhluk  dengan makhluk lainnya. Dalam hubungan itu pasti terjalin komunikasi dan janji yang kita ucapkan. Seorang itu bisa meraih predikat orang mulia, bila dalam hubungan dan pergaulannya bersama mereka salah satunya bisa menepati janjinya, sebaliknya jika seseorang bisa meraih predikat orang tercela, bila dalam hubungan dan pergaulannya bersama mereka salah satunya tidak bisa menepati janjinya atau dalam istilah trendnya menjadi orang PHP. (Naudzubillah Summa Naudzubillah)

Selanjutnya siapa sih PHP itu? Jawabannya tentu ada oknum PHP di setiap profesi manusia. Betapa banyak anak yang teripu oleh orang tua yang mudah mengobral janji kepada anaknya tapi tak pernah menunaikannya. Betapa banyak rakyat yang tertipu oleh calon pejabat yang dengan entengnya berjanji untuk mensejahterakan  rakyatnya. namun tak pernah menepatinya. Betapa banyak perempuan yang tertipu oleh para lelaki yang mudah mengobral janji manisnya kepada permpuan tapi tak pernah mengabulkannya. Dan betapa banyak orang yang tertipu oleh  orang yang berhutang namun menyelisihi janjinya. Bahkan meminta udzur pun tidak. Padahal, Rasulullah telah banyak memberikan teladan dalam hal ini termasuk larangan keras menciderai janji dengan orang-orang kafir.

Janji memang ringan diucapkan namun berat untuk ditunaikan. Oleh karena itu, di akhir romadhan ini mari kita bertafakur, berintrofeksi diri, serta berdo’a semoga kita tidak termasuk kepada golongan PHP (Pemberi Harapan Palsu), dan juga tidak termasuk kepada golongan orang yang mudah tertipu.

Akhirnya semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi motivator khusunya bagi penulis umumnya bagi pembaca untuk menata kehidupan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

abdulhamid72blog

Hidup itu Perlu Perjuangan

%d blogger menyukai ini: